5 Plugin WordPress Wajib Install

Sebagai pengguna wordpress self-hosted (wordpress.org) tentu sangat akrab dengan plugin. Apa itu plugin? Plugin merupakan modul tambahan yang bisa meningkatkan fungsi dari wordpress. Sebagai catatan, wordpress adalah platform blogging, namun bisa digunakan untuk membuat website jenis apapun dengan bantuan plugin.

Nah, plugin memang sangat identik dengan wordpress ini. Banyak plugin yang bisa diinstall di wordpress kita. semakin banyak plugin yang terinstall di wordpress kita, maka performa dari website kitapun akan menurun. Berikut ini adalah 5 plugin wordpress wajib install versi saya:

Akismet Anti-Spam

Plugin pertama yang saya rekomendasikan untuk diinstall adalah Akismet Anti-Spam. Sesuai namanya, plugin ini berkerja menjaring komentar yang masuk ke website kita yang terindikasi sebagai spam. Akismet bekerja secara otomatis mendeteksi komentar spam. Pun begitu, kadang ada juga komentar yang bukan spam namun oleh Akismet dianggap spam.

Plugin ini sangat membantu sekali jika website/blog kita fitur komentarnya diaktifkan. Kita tidak perlu khawatir dengan serangan spam. Oh iya, serangan spam komentar bisa menyebabkan situs kita down lho hehe..

Detail Akismet Anti-Spam bisa dilihat disini: https://wordpress.org/plugins/akismet/

Jetpack

Plugin kedua adalah Jetpack. Jetpack merupakan plugin yang dikembangkan oleh Automattic (perusahaan dibalik wordpress). Jetpack bisa bermanfaat untuk mempercantik website wordpress kita karena menyediakan banyak tema-tema wordpress. Selain itu, jetpack juga bisa berfungsi sebagai plugin statistik website wordpress kita.

Dan yang tak kalah hebat, plugin ini juga bisa menjaga keamanan website kita dari serangan hacking, spam dan malware.

Detail mengenai plugin ini bisa dilihat langsung di https://wordpress.org/plugins/jetpack/

Yoast SEO

Memiliki blog/website dengan trafik kunjungan yang tinggi adalah impian setiap pemilik website. Apalagi jika trafik yang datang berasal dari mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo. Salah satu keunggulan wordpress adalah wordpress merupakan platform blogging/website yang SEO Friendly. Artinya, website yang dibuat dengan wordpress sudah sangat ramah dengan mesin pencari.

Pun demikian, tidak ada salahnya untuk lebih mengoptimasi lagi website wordpress kita. Kenapa? Ya karena persaingan di mesin pencari sangatlah ketat. Nah, salah satu plugin yang cocok untuk mengoptimalkan lagi performa situs wordpress kita di mesin pencari adalah Yoast SEO.

SEO adalah Search Engine Optimization. Sesuai namanya, Yoast SEO berfungsi untuk mengoptimasi situs kita agar semakin baik lagi performa di mesin pencari dan bisa menduduki posisi pencarian tertinggi.

Detail tentang Yoast SEO bisa dilihat disini: https://wordpress.org/plugins/wordpress-seo/

WP Super Cache

Kecepatan merupakan salah satu parameter penting dalam sebuah website. Sebuah website yang fast loading tentu lebih bernilai dibantingkan website yang lambat ketika dibuka.

Banyak cara untuk membuat loading website wordpress kita cepat, salah satunya adalah dengan menggunakan plugin cache. Salah satu plugin cache rekomendasi saya adalah WP Super Cache. Selain plugin ini dikembangkan langsung oleh Automattic, plugin ini juga mudah digunakan.

Detail mengenai WP Super Cache bisa dilihat disini: https://wordpress.org/plugins/wp-super-cache/

Smush Image Compression and Optimization

Website tanpa gambar tentu hambar. Website banyak gambar tentu membutuhkan space hosting yang besar. Bagaimana kalau website banyak gambar namun tidak memakan banyak space hosting dan loading website tetap cepat.

Solusinya adalah dengan plugin Smush Image Compression and Optimization. Plugin ini berfungsi untuk mengubah size gambar, melakukan optimasi gambar secara otomatis dan gratis. Ya, setiap gambar yang kita upload ke website wordpress kita akan secara otomatis dioptimasi plugin ini, sehingga gambar website akan optimal, baik dari segi dimensi dan ukuran. tentunya tetap ramah di mata mesin pencari.

Detail mengenai plugin ini bisa dilihat disini: https://wordpress.org/plugins/wp-smushit/

Demikian 5 Plugin WordPress Wajib Install versi saya, semoga bermanfaat.

Cara Mematikan Fungsi Post Revisions di WordPress

Post Revisions adalah salah satu fitur terbaik yang ada di cms WordPress. Kenapa terbaik? dengan adanya fitur ini, saat kita melakukan revisi/edit/perubahan pada tulisan blog, makan akan tersimpan history post/tulisan yang telah direvisi.

Mudahnya begini, ketika kita update sebuah postingan di wordpress, maka wordpress masih menyimpan postingan kita sebelumnya (versi sebelum diedit). Hal ini tentu menguntungkan apabila ternyata kita masih membuatuhkan postingan sebelum direvisi, siapa tau ternyata veri revisi lebih jelek dari pada versi sebelumnya. Kita bisa mengambil versi lama dan meng-update-nya lagi.

Namun, hal ini juga berdampak pada membengkaknya size database yang digunakan. Setiap positngan wordpress, secara otomatis akan tersimpan menjadi sebuah record(data) dalam database. saat ada revisi, maka wordpress akan menyimpan revisi tersebut menjadi data baru, walaupun konten/isinya hanya perubahan minor saja.

Masalah seriusnya adalah kalau kita sering melakukan revisi tulisan/postingan, itu artinya kita menumpuk banyak data kedalam database, yang mana sebenarnya yg dibutuhkan cuma satu. Nah, fitur Post Revisions ini bertugas membuat duplikasi postingan ke dalam database yang baru saja diupdate.

Jika revisi dilakukan terus menerus dan disimpan ke dalam database, maka database kita sizenya cepat sekali membengkak dan performa loading website kitapun akan menjadi lambat.

Terus, solusinya bagaimana? Solusi terbaik dalah mematikan fitur “Post Revisions” ini.

Cara mematikan fitur Post Revisions ini adalah dengan menambahkan baris kode dibawah ini ke dalam file wp-config.php

define('WP_POST_REVISIONS', false );

Dengan menambahkan baris kode diatas ke dalam file wp-config.php, maka secara otomatis akan mematikan fungsi Post Revisions WordPress untuk posting/tulisan terbaru. Sedangkan postingan lama masih tetap menyimpan data revisi yang mana masih memenuhi database. Untuk menghapus data-data posting revisi yang tidak terpakai, bisa dilakukan dengan melakukan query langsung ke database melalui phpMyadmin. Caranya, setelah masuk ke phpmyadmin dan memilih database yang dipakai, kemudian masuk ke tab menu SQL, ketikkan perintah seperti dibawah ini:

DELETE FROM wp_posts WHERE post_type = "revision";

Jika sukses, maka semua baris data posting yang tidak terpakai akan dihapus dari database dan database akan kembali lega, sehingga performa loading website juga akan meningkat.

Demikian cara mematikan fungsi Post Revisions pada WordPress, semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi “Error establishing a database connection” WordPress

Sebagai pengguna wordpress, tentu pernah mengalami error “Establishing A Database Connection”. Masalah error ini cukup sering terjadi. Penyebab error ini adalah adanya kesalahan koneksi ke server database yang digunakan wordpress.

Untuk bisa menjalankan cms WordPress, selain dibutuhkan service PHP, dibutuhkan juga Mysql atau MariaDB sebagai database untuk menyimpan data-data dari wordpress.

Apa yang harus dilakukan jika kita menemui masalah “Error Established A Database Connection” ini:

Pertama dan yang paling mudah adalah hubungi penyedia hosting yang kita pakai. Jika hosting yang kita pakai adalah Shared Hosting, segera saja kirim support tiket dan beritahukan bahwa website/blog kita tidak bisa diakses dan muncul pesan “Error establishing a database connection”. Biasanya pihak hosting akan segera memperbaiki masalah ini.

Yang kedua, jika kita memakai server sendiri, misal VPS/Dedicated Server atau mungkin meng-install wordpress di lokal komputer kita, maka yang perlu dicek pertama kali adalah servis database server yang kita pakai.

Jika tidak ada masalah dengan servis mysql, berarti ada masalah pada database-nya. bisa dicek dengan login ke database mysql melalui terminal atau melalui phpmyadmin.

Atau, bisa juga ada kerusakan pada file wordpress yang mengatur koneksi ke database. Untuk perbaikan lebih lanjut, kita bahas di artikel selanjutnya.